Lapangan Matoa Golf & Country House Resmi Ditutup

Direktur Utama PT Saranagraha Adisentosa meminta Induk Koperasi Angkatan Udara menangguhkan pengambilan lapangan Matoa Golf & Country House. Hal ini gara-gara Matoa Golf menjadi tempat penghidupan bagi 500 karyawan dan pekerja lepas. Sebelumnya, Pusat Induk Koperasi Angkatan Udara (PUKADARA) melayangkan surat teguran kepada PT Saranagraha Adisentosa.

Surat berikut meminta PT Saranagraha Adisentosa untuk menghentikan operasional Matoa Golf pada 19 Maret 2021. Serta menyerahkan lahan sebelum 26 Maret 2021 dengan alasan perjanjian kerjasama yang sudah berakhir. Reza yang diketahui menyukai daftar sbobet88 menjelaskan usaha Inkopau untuk menyerahkan lahan seluas 60 hektare di kelurahan Cipedak berikut sanggup merubah pendapatan karyawan yang mayoritas adalah warga sekitar lahan.

“Bayangkan kalau lapangan golf ini ditutup, banyak yang bakal kehilangan pendapatan, padahal di jaman pandemi seperti ini melacak pekerjaan tidak mudah. Karyawan dan keluarganya tentu kesulitan,” Ujar Reza mengutip berasal dari press release yang diterbitkan pada Jumat (26/03).

Penutupan Lapangan Matoa Golf & Country House, 500 Karyawan Di PHK

Kuasa Hukum PT Saranagraha Adisentosa Bambang Hartono berpendapat serupa mengenai perihal tersebut. Menurutnya, usaha pengambilalihan lahan yang mendadak sanggup merubah ekonomi keluarga pekerja Matoa Golf. “Karena kalau mendadak begini, 500 karyawan punyai anak dua atau keluarga dua aja, sudah 1000, 1500 (orang) yang mesti kita hidupi,” ucap Bambang di konferensi pers yang berjalan di Matoa Golf, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/03). Menurut sepenuturan Bambang.

Di adendum 2 yang menjadi landasan perjanjian berasal dari kedua belah pihak tertera bahwa jaman perjanjian kerjasama Build Operate plus Transfer (BOT) baru berakhir di tahun 2026. Selain BOT yang menurut Bambang tetap punyai sementara 5 th. lagi, Bambang menjelaskan pembayaran jaminan pendapatan atau fee kepada Inkopau terhitung berpaku di th. 2026. “Saya sudah menanyakan mengenai sejumlah pakar bahasa, bahwa perjanjian itu mengerti menyepakati 25 th. dan bakal diperpanjang 5 th. itu artinya 30 tahun,” ucap Bambang.

Adapun berdasarkan info tertera berasal dari Dinas Penerangan TNI AU yang diterima penulis pada Jumat (19/03), Matoa Golf tidak semestinya beroperasi gara-gara belum ada penandatanganan perpanjangan perjanjian, padahal lapangan tersebut sering pegolf Indonesia gunakan untuk memainkan olahraga golf yang mendunia. Selain itu, operasional Matoa Golf tidak diperbolehkan gara-gara untuk menghormati sistem perkara di pengadilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *